Selasa, 04 Januari 2011

bunuh M A L A S

Sudah lama sekali aku mulai menulis diary. Dulunya, mungkin masih sering merangkai kata yang tak seindah karya para pujangga. Sekarang, baik di diary maupun di sini, tidak ada lagi terungkai kata-kata yang berasal dari relung jiwa itu. Semua hal mempunyai akibat. Akibat dari tidak tersampaikannya unek-unek dan perasaan di dalam hati mungkin salah satunya adalah jerawat. Kata orang jerawat itu ada karena cinta terpendam. Kataku, jerawat ada karena isi hati yang terpendam. Isi hati itu tidak hanya berbentuk cinta, tapi juga ada marah, benci, suka, gembira, sedih, dan merana. Aku tahu pasti kenapa tidak ada lagi karya hati yang sempat kutuliskan. Tentu saja jawabannya Cuma 5 huruf. Bukan C I N T A tapi M A L A S. 

Malas, kata yang tak mungkin kuingkari keberadaannya yang masih selalu bersemayam di benakku. Walau sudah tak separah dulu lagi, tapi aku sadar aku masih berhubungan dengan kata berhuruf 5 itu. Sayang, aku sadar tapi aku tidak segera bangun dan bangkit meninggalkan kata itu. Padahal aku juga tahu pasti kata itu adalah inti dari semua permasalahan hidupku. Kata itu membuatku membuang-buang waktuku yang cukup banyak yang seharusnya aku isi dengan segala hal yang bermanfaat untuk akhirat dan duniaku. Kata itu juga membuatku menyia-nyiakan segala kesempatan yang datang menawariku segala kebaikan yang dapat aku petik untuk kehidupanku. Tapi aku berharap, aku bisa membunuh kata itu dan melahirkan serta membesarkan kesuksesan untuk kehidupanku di kampung akhirat dan di dunia yang fana ini.

Yaa Rabb… bantu hamba untuk bisa mengikuti jejak rasul dan para sahabat menjadi orang yang bertakwa kepadamu dan mengisi hari mereka dengan hal berguna, dan akhirnya izinkan hamba berkumpul dengan mereka di surga abadi nanti. Amien ya Rabb………

Tidak ada komentar:

Posting Komentar