Tampilkan postingan dengan label sahabat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sahabat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Agustus 2012

VMJ versi orang bodoh


Apa yang kamu lakukan saat temanmu yang paham bahwa pacaran dalam Islam itu terlarang, tapi tetap pacaran? Dan parahnya, dia pacaran dengan orang yang juga paham bahwa dalam Islam tidak ada istilah pacaran. Ahh... ini mah masalah biasa. Sejak SMA aku sudah menemukan teman yang begini, hingga kini masalah yang kudapat masih begitu-begitu saja. Masalah klise, virus merah jambu. 

Kasus di atas memang masih sangat biasa. Nah, bagaimana kalau kasusnya lain. Begini ceritanya,

Jumat, 11 Mei 2012

Berkarya Mari Berkarya

Hiks... tak ada yang bisa diposting beberapa hari ini. Tak ada tulisan dan tak ada foto yang bisa dishare. Entah kenapa, tak tergerak untuk menulis dan berkarya. Sudahlah, daripada nggak update, aku upload saja beberapa gambar yang ku download dari Facebook. Semoga gambar-gambar berikut memberi inspirasi untuk kita semua.

Rabu, 07 Maret 2012

Tradisi Alif

Alif, sebuah forum ukhuwah yang terbentuk dari satu kesamaan, angkatan 2007 Fakultas Bahasa dan Seni UNP. Senang menjadi salah satu anggota tetap forum kecil ini. Semoga ukhuwah kita selalu terjaga ya Alifers… dan  semoga kita semua tetap istiqomah. Aamiiin…
Entah sejak kapan, Alif punya kebiasaan bikin surprise party ketika salah seorang Alifer berulang tahun. Dibawah komando naqibah (ketua), Alifers dikumpulkan untuk kemudian bersama-sama mengunjungi wisma atau tempat kos Alifer yang milad. Awalnya tradisi ini hanya sebatas perayaan kecil dengan kue ultah yang sederhana, namun kemudian ada ide untuk memberikan sebuah hadiah kecil. Hadiahnya berupa mug lucu, yang selalu sama bentuknya untuk setiap orang yang milad. Bedanya paling sekitar warna. Kami menamakannya gelas persahabatan Alif.
Salah satu anggota Alif milad hari ini (23/2), ukhti Yeni. Happy Milad Ukhti Sayang… Semoga segala urusan selalu dimudahkan Sang Maha Kuasa, dan seperti biasa, doa pamungkas dari ana, semoga kita ‘sekompleks’ di Surga, bersama Rasulullah nan mulia. 


http://www.idebagusku.com/koleksi-gambar-muslimah-idkawanimut


Tidak seperti biasa, hari ini tidak ada surprise party  untuk ukhty Yeni, tidak di hari H ultahnya. Penyebabnya, hujan turun dan hari ini ada agenda kultum di semua wisma. Berarti akan terlalu malam untuk sebuah acara ngumpul-ngumpul di wisma ukhty Yeni. Selain itu, beberapa akhwat sedang terserang flu, takutnya keluar malam saat hujan bakal bikin flu mereka tambah parah. Huks… kasian ukhty Yeni agak sedikit kecewa. (Serasa membaca Bobo ^_*)
Kekecewaan Yeni harus dihapuskan (^_^)9. Ba’da Subuh dan alma’tsurat kami ngumpul untuk bersama-sama ke pantai. Yang namanya Alif ngumpul, mau merayakan milad ataupun merapatkan suatu hal, pasti nggak lepas dari yang namanya melucu, tersenyum dan tertawa. Ahh….ukhuwah memang indah. Hmm..betewe, memang begitu adanya, walau akan merapatkan suatu hal yang serius, perihal dakwah misalnya (ciiaaa..), pasti rapat tersebut akan menjadi rapat serius yang penuh dengan ketidakseriusan. Tapi nggak usah ragu, hasilnya insya Allah sesuai dengan yang diharapkan.
Sekali lagi, ukhuwah itu memang indah. Apalagi kalau dibingkai dalam sebuah forum dakwah yang didalamnya berisi orang-orang yang shaleh dan senantiasa berusaha untuk menjadi shaleh dengan kegiatan, diskusi dan pembicaraan yang tidak hanya membahas dunia, tapi juga akhirat. Keep spirit and istiqomah, Alifers… b(^_^)d
Luv U All, ukhtifillah…

Dan ‘Alif’ Azed
Wisma Amanah 2 Tercinta, 23-24 February 2012

Senin, 02 Januari 2012

Meaning of Friendship (2)


Abraham Lincoln
Am I not destroying my enemies when I make friends of them?

Aristotle
What is a friend? A single soul dwelling in two bodies.

Ben Jonson
True friendship consists not in the multitude of friends, but in their worth and value.

Blaise Pascal
Few friendships would survive if each one knew what his friend says of him behind his back.



C. S. Lewis
Friendship is born at that moment when one person says to another: “What! You, too? Thought I was the only one.”

Elbert Hubbard
A friend is one who knows you and loves you just the same.

Ralph Waldo Emerson
A man’s growth is seen in the successive choirs of his friends.

Leo Buscaglia
A single rose can be my garden… a single friend, my world.

Thomas Jefferson
But friendship is precious, not only in the shade, but in the sunshine of life, and thanks to a benevolent arrangement the greater part of life is sunshine.

C. S. Lewis
Friendship is unnecessary, like philosophy, like art… It has no survival value; rather it is one of those things that give value to survival.

Muhammad Ali
Friendship… is not something you learn in school. But if you haven’t learned the meaning of friendship, you really haven’t learned anything.

Albert Camus
Don’t walk in front of me, I may not follow; Don’t walk behind me, I may not lead; Walk beside me, and just be my friend.

Ludwig van Beethoven
Never shall I forget the times I spent with you; continue to be my friend, as you will always find me yours.

Bob Marley
Your worst enemy could be your best friend, and your best friend your worst enemy.

Yassir Arafat
Choose your friends carefully. Your enemies will choose you.

Oscar Wilde
True friends stab you in the front.



Bernard Meltzer
A true friend is someone who thinks that you are a good egg even though he knows that you are slightly cracked.

Tennessee Williams
Life is partly what we make it, and partly what it is made by the friends we choose.

Clifton Fadiman
One measure of friendship consists not in the number of things friends can discuss, but in the number of things they need no longer mention.

David Tyson Gentry
True friendship comes when the silence between two people is comfortable.

Yudha Okky Pratama
Salah satu hadiah terbaik yang bisa didapatkan di dunia adalah teman-teman yang menyayangi kita.

Dan Azed
Teman adalah seseorang yang membawamu ke pintu hidayah, mengajarkan arti suka dan duka, saling menjaga, saling menasehati dan mengingatkan, pendukung utama saat yg lain ragu padamu, diary besar untuk menuliskan semua kisah hidupmu, dan sebuah diary akan selalu menjaga rahasiamu. ^_*


Minggu, 01 Januari 2012

Meaning of Friendship (1)

Meaning of F.R.I.E.N.D.S.H.I.P 

 



F” is for Fun…………That friends share when they are together.
R” is for Reliability….A true friend is someone that you can always rely on.
I” is for Interest…….Someone who is genuinely interested in you, your fears, joys, and life.
E” is for Energy………They pick you up when you are down, and give you the energy to go on and believe in yourself.
N” is for Nothing……..Nothing is ever too much, no matter what time it is, night or day.
D” is for Distance…….Although the miles may separate you, a true friend is never far away.
S” is for Secrets……..Your feelings and personal/private thoughts that you can only share with a friend.
H” is for Happiness……The way I feel when we are together.
I” is for Inseparable….Through good times and bad, tears and laughter. A friend will always be there for you.
P” is for Perfect……..The friendship

Taken from: http://woaha-chen.blogspot.com/2010/01/meaning-of-friendship.html  







pictures taken from google pictures ;)

Minggu, 11 Desember 2011

being a teacher trainee (2)

Waktu terus berlalu...
Tanpa kusadari yang ada hanya aku dan kenangan...
Masih teringat jelas...
senyum terakhir yang kau beri untukku...

Eh...kok malah nyanyi, ntu kan lagu jadul jaman doeloe, ketika masih ababil gheettooh. Whehehe.
       Ahh... time flies, waktu memang berlalu dengan sangat cepat. Baru kemaren rasanya aku menghadiri upacara bendera pertamaku di SMP N 1 Batang Anai, eh... ternyata Senin lalu (5/12) sudah upacara terakhir saja. Minggu depan sudah ujian semester. So, berakhir sudah masa itu, masa-masa menjadi guru PL di SMP N 1 Batang Anai.
Di satu sisi, aku senang masa PL ini berakhir, tapi di sisi lain aku sedih harus berpisah dengan mereka di sana dan meninggalkan aktivitas yang sudah menjadi rutinitasku 4 bulan ini.

       
         Mulai Senin depan (12/12), nggak ada lagi yang namanya menyiapkan media dengan the power of kepepet. Nggak ada lagi nge-print RPP sesaat sebelum berangkat sekolah dan meng-copy worksheet dengan nafas sesak karna cemas telat. Nggak ada lagi kebut-kebutan di jalan lintas Sumatera demi menghemat waktu beberapa menit agar bisa sampai di sekolah tepat saat bel berbunyi. Nggak ada lagi kata-kata “good morning my beloved students” dst yang jadi kalimat pamungkasku di awal pembelajaran. Nggak ada lagi menghela nafas menahan marah melihat tingkah polah siswa-siswa bandel. Nggak ada lagi ngumpul dan berinvestigasi di meja piket bersama mereka, teman-teman seperjuangan. Nggak ada lagi memeriksa buku latihan dan buku UH yang isinya hampir semuanya copy-paste alias nyontek. Nggak ada lagi upacara, makan di kantin sekolah, bercanda sambil memotivasi siswa, mengisi tinta spidol, dan sebagainya, dan sebagainya. Ahh... sebentar lagi SMP N 1 Batang Anai sudah akan menjadi sejarah dalam hidupku. Nggak ada lagi, nggak ada lagi, dan... gak da ghi!!!


       Kemaren, Sabtu (10/12) merupakan hari terakhirku masuk kelas, kelas IX.2 tepatnya. Aku telat, baru datang pukul 9.30 –an soalnya ujian MID dulu dengan pak Aufirst. Di kelas ini belum banyak yang mengumpulkan kesan dan pesan untukku dan Afri. So, kami bagikan kertas berwarna untuk mereka tulisi kesan dan pesan untuk kami. Banyak juga yang nulis, tapi beberapa siswa yang langganan kena marah nggak bikin juga. Bukan karena mereka dendam atau apa, tapi karna buk Ami dan pak Andi sedang merazia rambut. Selain yang takut kena razia ada juga yang nggak nulis dengan alasan nggak tau apa yang mau ditulis. Ahh..dasar, anak-anak!
       Aku cukup puas dengan kesan-pesan yang dikumpul karena rasanya semua pikira mereka yang nggak menulis pun sudah tertuang di sana. Kesan dan pesannya macam-macam, tapi alhamdulillah membacanya nggak bikin aku nangis, malah ketawa-ketawa. Hehe, lucu-lucu soalnya. Setelah mereka menulis kesan dan pesan itu, rasanya simpul tali ukhuwah kami semakin erat. Mungkin bagi mereka tulisan tersebut sama dengan curhat pada kami, sehingga saat bersalaman banyak yang menggenggam tanganku dengan erat dan mau cipika-cipiki.


       Ahh...ternyata begini rasanya menghadapi perpisahan itu. wuik, emang sebelumnya loe belum pernah ngalamin perpisahan???. hehe. Harusnya, begini ternyata rasanya berakhir menjadi guru PL. Senang karna akhirnya hidup terus berlanjut dan mesti dilanjutkan, sedih karena harus meninggalkan siswa-siswi dan segenap civitas SMP N 1 Batang Anai. Ahh... mereka akan selalu ada di hatiku.
I am REALLY going to miss you all...


       

Selasa, 08 Maret 2011

Award pertama

Wah... sudah mendekati satu bulan award ini dianugerahkan pada blog lokerklasik oleh ukhty Afifah, tapi baru sekarang bisa ditempel di sini.

blogger-award-comunity.jpg (232×299)

terima-kasih-award1.png (320×320)
Alhamdulillah...award ini datang saat sedang semangat-semangatnya men'dekorasi' blog. Keinginan untuk kembali mengotak-atik blog berawal saat nyasar ke salah satu blog teman SMA yang sekarang juga sedang kuliah di Fakultas Kedokteran UNAND, sama seperti ukhty Afifah, selain itu nyasar juga ke blog teman-teman lain yang menginspirasi, ditambah lagi dengan waktu yang mendukung karena sedang liburan. Alhamdulillah semangat itu membuahkan hasil yang memuaskan, award pertama datang. Sayang, waktu liburan habis. Jadilah blog kembali terabaikan.

Sekarang waktunya mensyukuri nikmat Allah ini. Jazakillah untuk ukhty Afifah Amatullah yang sudah berkenan membagi Award ini untuk Dan Azed. Semoga kebaikan ukhty dibalas Allah dengan pahala yang berlipat ganda. Kalau ada award lagi, jangan sungkan-sungkan untuk mempertimbangkan Dan Azed sebagai salah satu kandidat (ngarep).

Award ini harus ditularkan ke blog lain. Nah, blog yang cocok untuk ditulari award ini aaaadalaaaahhh:
1. Priska Natalia, teman SMA yang sangat menginspirasi. Bangga bisa mengenal Ika. Tetap semangat ya Ka, semoga selalu menginspirasi. Sstt...semoga impian no 19-22 nya tercapai, agar kota kecil kita nan indah punya dokter-dokter hebat seperti Ika dan kawan-kawan di FSKI.
2. Jilan Al Rasyid, sosok kakak yang juga selalu menginspirasi. Selamat wisuda kak... Semoga sukses di universitas kehidupan dan semoga tetap istiqomah. Doakan adikmu ini cepat menyusul ya kak... ;)
3. Dhia Ulhaq, teman yang pintar. Ditunggu juga kontribusinya di dunia kedokteran Islam di kampung kita, teman. Semoga bisa menjadi dokter yang baik.
4. Ibnu Syahri Ramadhan, teman sesama wartawan kampus yang pernah ikut Pelatihan Keterampilan Jurnalistik Tingkat Lanjut Nasional di Persma-ku. Saat itu aku masih anggota baru, "nenek"ku yang jadi ketua pelaksananya. "Nenek"ku memang hebat (berharap cucunya juga).
5. Qalbi Salim, "bapak"ku di Persma. Terima kasih atas ilmunya pak. Semoga ilmu "nenek", "bapak", aku dan "anak"ku bisa berguna di masa depan, Amien...
6. Muflih Fathoniawan, teman dunia maya yang punya blog bagus. Kunjungan pertama ke blog ini saat selesai berkunjung ke blognya Mas Danang, sang Pembuat Jejak. Semoga mimpi-mimpimu tercapai, kawan.
7. Sebenarnya masih banyak teman-teman yang berhak tertular terima kasih award ini dari Dan Azed, terutama teman-teman yang ada di link lokerklasik, tapi sepertinya teman-teman juga sudah menerima award ini dari yang lain. Jadi, walaupun namanya tak tertulis di sini. Syukron Jazakillah sudah menginspirasiku dengan blog dan tulisan-tulisanmu teman...
Okehhh... itu dia kandidat yang tertular. Semoga semakin semangat blogging dan semakin semangat menulis. Kata Ali bin Abi Thalib, ikatlah ilmu dengan menuliskannya. Selain itu, kebaikan dan ilmu yang bermanfaat yang dibagi pada orang lain bisa jadi multi level pahala yang nggak bakalan putus, insya Allah...

Senin, 14 Februari 2011

Renungan Calon Petani Berjaya


Judul asli: Merenung di pematang sawah yang telah kucangkuli seminggu ini...

Keterangan singkat :) ... Catatan ini kutulis di malam terakhir ujian semesterku di semester 7. Langsung kutulis di akun "bukumuka" dengan mentag teman-teman... Alhamdulillah banyak yang suka dan termotivasi...

Kuawali kisah ini dalam statusku 3 Januari 2011.

"kata guruku di sekolah dulu, energi yang dipakai untuk ujian itu sama dengan energi yang dipakai petani tuk mencangkul di sawah. Hari ini ada 2 ujian, berarti dua petak sawah kucangkuli, tapi satunya take home exam, berarti energinya sama dengan menjemur benih di halaman rumah. hmm... ^_* "


Hari itu adalah hari pertamaku mencangkul sawah, prosesnya tak begitu susah karena untuk sawah yang ini aku tak perlu menyiapkan energi yang terlalu besar. Asal ada hasrat untuk mengayunkan cangkul, sawah yang ini akan menghasilkan padi yang sempurna dimasa panen nanti.


Sayangnya, semakin hari sawah yang harus kucangkuli semakin keras saja tanahnya. Ditambah lagi dengan banyaknya godaan yang membuatku malas mengasah mata cangkulku. Hasilnya, di hari ketiga, ini dia rangkaian kalimat yang mengisi space statusku, Rabu 5 Januari 2011.

"Garapan sawah hari ini kurang baik. Selain karna memang tanahnya keras, cangkulku juga kurang tajam. Tapi, teteup...Harapan itu akan selalu ada. Semoga hasil panennya tetap memuaskan, Amien.."

Status itu benar-benar menggambarkan karakter asliku, damai dengan keadaan, hadapi dengan senyuman, dan dengan penuh keyakinan aku percaya, harapan itu selalu ada.


Hari ini, kamis 6 januari 2011, usahaku mencangkuli sawah terakhir benar-benar parah. Aku tahu, petak sawah yang ini adalah petak sawah yang sangat penting untuk masa depanku menjadi petani berjaya, tapi aku tak pernah mau tahu dengan cangkulku yang benar-benar sudah tumpul matanya. Selain itu aku juga lupa, sawah ini akan menguras banyak energiku yang mulai tak berdaya. Begitu banyak batu yang harus kuhindari saat mencangkul sawah ini. Dengan cangkul yang tumpul dan energi yang tak mengepul, kuayunkan cangkulku dengan terpaksa.


Sayang sekali, ayunan cangkulku mengenai sebuah batu. Ya Allah, cangkulku patah, memantul melukai wajahku. Untunglah, tak mengenai mata dan bibirku. Sehingga, Alhamdulillah aku masih bisa menatap dunia lewat jendela, dan tersenyum padanya. Aku tak langsung pulang ke rumah, kusempatkan diri untuk merenung di pematangnya sembari melihat rekan-rekan seperjuanganku mencangkuli sawah mereka.


Dalam renunganku, aku sesali kelalaianku yang tak perhatian pada cangkulku. Hanya saja, satu hal selalu menggerogoti pikiranku, kapankah sebuah penyesalan itu akan memberi semangat baru untukku? Orang bilang, menyesal kemudian tidak berguna. Bagiku, menyesal tanpa berubah, buang-buang waktu saja. Lalu, karna tak yakinnya aku dengan hasrat untuk berubah, aku pilih untuk tidak menyesal saja. Lets gone be by gone, yang lalu biarlah berlalu. Kucoba menghibur diri dengan pepatah itu tetapi kali ini pepatah itu tak bekerja. Suasana hatiku tetap merana. Merana karena luka di wajahku yang tak begitu indah dan merana memikirkan hasil panen sawah yang begitu berharga ini.


Sawah ini kawan, hasil panennya kan menentukan masa depanku dalam meraih cita tuk menjadi petani berjaya. Sempurnanya panenan sawah yang satu ini akan membuatku mantap untuk terus maju meraih cita. Keberhasilan hasil panen sawah ini juga kan memberiku peluang untuk mendapatkan sawah yang lebih besar untuk 6 bulan berikutnya. Ya Rahmaan... baguskanlah hasil panenku dimusim ini, Amien...


Dalam renunganku, tak kuat rasanya membendung air mata. Ingin sekali kutumpahkan suasana hati ini pada para sahabat di sana. Sayang, mereka juga harus berusaha mencangkul petak sawah yang mereka punya. Aku tak mungkin mengganggu waktu mereka yang berharga. Biarlah, kusimpan sedih di dalam hati, kubungkus duka di dalam jiwa.


Dalam perjalanan pulang, rerumputan membantuku menghilangkan lara. Ia katakan padaku, harapan itu selalu ada. Aku kembali sadar, aku tak hanya punya satu cita. Citaku tak hanya ingin menjadi petani berjaya. Aku punya segudang cita untuk ikut merenovasi dunia. Ku kan tetap berdoa dan tawakal agar tercapainya citaku menjadi petani berjaya, dan ku akan berusaha menggapai mimpi-mimpi selanjutnya dan mulai berkarya.


Setiba di rumah, kuputuskan untuk pergi ke kota untuk mengunjungi toko buku ternama. Kebetulan ada dua sahabat yang telah selesai menggarap sawah mereka, kami ke kota bersama. Kunjungan ini adalah bentuk rasa syukurku karna masih bisa memandang dunia lewat jendelanya dan sebagai cara tuk menyapu bersih jejak duka yang masih tersisa.


Subhanallah, Allah Maha Bijaksana. Di salah satu toko buku ternama, potongan harga sedang marak-maraknya. Tak kusia-siakan kesempatan ini. Aku ambil semua jendela dunia yang akan menerangi jalanku untuk menggapai mimpi selanjutnya.


Semoga semua mimpi dan cita-citaku bisa terwujud menjadi nyata,begitu juga denganmu kawan. Semoga kita semua sukses di dunia dan di kampung akhirat sana, Amien Ya Rabbal Alamin...

Innallaha ma'ana, sesungguhnya Allah selalu bersama kita.


Kawan, terima kasih sudah sudi membaca catatanku yang tak indah dan tak tertata ini. Aku bukan penulis ternama, tapi tak ada salahnya kan, membaca curahan hati seorang teman yang sedang merana? Jika kawan suka, terimakasih yang sebesar-besarnya. Jika kawan bersedia, aku menunggu kritik dan sarannya.


Salam ukhuwah berbalut cinta.


Yaumul Jumu'ah, 7 Januari 2011.

3. 48 am di wismaku tercinta.


Selasa, 04 Januari 2011

bunuh M A L A S

Sudah lama sekali aku mulai menulis diary. Dulunya, mungkin masih sering merangkai kata yang tak seindah karya para pujangga. Sekarang, baik di diary maupun di sini, tidak ada lagi terungkai kata-kata yang berasal dari relung jiwa itu. Semua hal mempunyai akibat. Akibat dari tidak tersampaikannya unek-unek dan perasaan di dalam hati mungkin salah satunya adalah jerawat. Kata orang jerawat itu ada karena cinta terpendam. Kataku, jerawat ada karena isi hati yang terpendam. Isi hati itu tidak hanya berbentuk cinta, tapi juga ada marah, benci, suka, gembira, sedih, dan merana. Aku tahu pasti kenapa tidak ada lagi karya hati yang sempat kutuliskan. Tentu saja jawabannya Cuma 5 huruf. Bukan C I N T A tapi M A L A S. 

Malas, kata yang tak mungkin kuingkari keberadaannya yang masih selalu bersemayam di benakku. Walau sudah tak separah dulu lagi, tapi aku sadar aku masih berhubungan dengan kata berhuruf 5 itu. Sayang, aku sadar tapi aku tidak segera bangun dan bangkit meninggalkan kata itu. Padahal aku juga tahu pasti kata itu adalah inti dari semua permasalahan hidupku. Kata itu membuatku membuang-buang waktuku yang cukup banyak yang seharusnya aku isi dengan segala hal yang bermanfaat untuk akhirat dan duniaku. Kata itu juga membuatku menyia-nyiakan segala kesempatan yang datang menawariku segala kebaikan yang dapat aku petik untuk kehidupanku. Tapi aku berharap, aku bisa membunuh kata itu dan melahirkan serta membesarkan kesuksesan untuk kehidupanku di kampung akhirat dan di dunia yang fana ini.

Yaa Rabb… bantu hamba untuk bisa mengikuti jejak rasul dan para sahabat menjadi orang yang bertakwa kepadamu dan mengisi hari mereka dengan hal berguna, dan akhirnya izinkan hamba berkumpul dengan mereka di surga abadi nanti. Amien ya Rabb………

Selasa, 14 Desember 2010

Maafkan aku sahabat

Dalam sebuah jejaring sosial aku pernah menuliskan tentang kata mutiara yang disampaikan Ali bin Abi Thalib yang berhubungan dengan persahabatan. setelah aku publish kata-kata itu, sepupuku menanyakan, "lai baterapkan re piak?". huft, saat ini rasanya aku sadar, aku tidak menerapkan petuah dari sahabat rasul tersebut. aku bukan pencari sahabat yang baik, dan juga bukan orang yang mempertahankan persahabatan dengan baik.

Aku tidak pernah menjadi sahabat yang baik bagi sahabatku, bahkan mungkin aku tak menganggap mereka sebagai sahabat. akhirnya, setelah mereka jauh, aku baru bisa merasakan bahwa aku kehilangan mereka. disaat itulah aku menyadari bahwa mereka adalah sahabatku, dan aku telah menyia-nyiakan persahabatan kami.

Sebenarnya, hal yang ingin kusampaikan lebih mengharukan daripada hanya sekedar tulisan di atas, tapi entahlah, mungkin aku memang belum mahir dalam menulis. aku harus melatihnya, jadi bagi kamu yang membacanya, nikmatilah tulisanku ini, dan tunggulah semoga aku bisa menulis yang lebih bagus. sehingga apa yang aku ingin sampaikan bisa tercapai.

BTW, kata mutiara dari Ali bin Abi Thalib tersebut adalah Selemah-lemah manusia ialah orang yg tak boleh mencari sahabat dan orang yang lebih lemah dari itu ialah orang yg mensia-siakan sahabat yg telah dicari.